Merasakan Kerasnya Besi Dengan Menyantap Sate Klathak

Kalau mempunyai rencana untuk pergi ke Yogyakarta, jangan lupa untuk mampir ke Kota Bantul, karena disana terdapat kuliner yang memang hanya dapat ditemukan di daerah itu saja. Di sepanjang jalan utama kota Bantul kamu akan menemukan banyak warung makan bertuliskan Sate Klathak. Jenis sate apa sih itu? Nah, inilah jenis makanan yang “ngangeni”.

Sate Klathak adalah sate daging kambing muda yang disajikan dengan kuah gule, warnanya cenderung putih pucat dan terlihat sedikit bercak hitam akibat dipanggang di atas anglo panas karena bara arang.

Yang membuatnya berbeda adalah, Sate Klathak tidak ditusuk dengan bambu, melainkan dengan jeruji besi jari-jari sepeda. Loh, mengapa? Karena sifat besi yang dapat menghantarkan panas dengan baik, sehingga kematangan daging kambing pun merata.

Jangan heran, 1 porsi Sate Klathak berisi 2 tusuk sate saja, dengan 12-16 potong besar daging kambing. Dengan harga Rp 12.000 – Rp 20.000 kamu dapat menyantap kuliner khas Kota Bantul.

Sate-Klathak-2-Ke Yogyakarta

Nah, karena warung makan Sate Klathak cukup banyak, saya akan memberikan tempat rekomendasi untuk kamu. Mampirlah ke Warung Pak Pong, namun untuk bisa menikmati kelembutan daging kambingnya kamu harus bersabar, karena  pengunjungnya sangat ramai, terlebih di hari sabtu dan minggu.

Atau kamu sudah pernah mencobanya? Berikan pengalamanmu denga berkomentar di sini.

Dibaca 506 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *