Yogyakarta Menjelma Menjadi Kota yang Tidak Pernah Tidur

yogyakarta menjelma menjadi kota yang tidak pernah tidur

Jalan di Yogyakarta emang menarik banget ya, saya perhatikan beberapa tahun terakhir Kota Yogyakarta seolah tidak pernah tidur. Tiap ruas jalan di Kota Yogyakarta terutama Malioboro selalu ramai oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Sampai tengah malam pun masih banyak yang berlalu lalang. Apalagi di sepanjang jalan Malioboro banyak banget tersedia hotel murah jogja yang tidak pernah sepi pelanggan.

Apa yang membuat Jalan Malioboro selalu ramai?

Ketika wisatawan itu lapar di malam hari, pastila Jalan Malioboro yang dituju untuk mencari aneka jajanan malam hari sambil nongkrong-nongkrong menikmati suasana malam Kota Yogyakarta. Saat akhir pekan tiba barulah jalan di Yogyakarta membludak sampai padat banget. Bahkan terkadang untuk berjalan kaki aja susah banget rasanya hehe.

Anak muda Yogyakarta yang dikenal kreatif berkumpul di beberapa ruas jalan dengan komunitasnya melakukan segenap aktivitas seperti skateboard, musik tradisional, tari, melukis, dan aksi teatrikal. Kegiatan muda-mudi ini sangat positif dan selalu mencuri perhatian bagi siapapun yang melintasinya.

Yogyakarta tidak pernah kehilangan pesonanya baik saat malam ataupun siang hari selalu ada saja wisatawan yang datang dan pergi ke Kota Yogyakarta ini. beberapa dari teman saya bilang kalau “Yogyakarta itu ngangenin”. Itulah yang membuat siapapun yang sudah pernah menyambangi kota ini ingin datang kembali di kemudian hari.

Hotel murah jogja yang turut menikmati pamor wisata kota Yogyakarta. Hampir bisa dipastikan saat musim liburan sudah pasti laris. Untuk membooking hotel di Jogja saja harus dilakukan jauh-jauh hari supaya tidak kehabisan.

Coba deh perhatikan di sepanjang Jalan Malioboro selalu hidup baik siang maupun malam hari. saat pagi Jalan Malioboro dipenuhi aneka jajanan sarapan yang khas, lalu menjelang siang mulailah para pedagang batik dan cindermata memulai peruntungannya sampai sore hari.

Saat malam tiba para penjaja kuliner dan angkringan mulai membuka lapaknya satu persatu hingga sepanjang Jalan Malioboro sepertinya tidak ada yang tidak dipakai untuk berjualan. Ya begitulah siklus di Jalan Malioboro yang selalu hidup dan ramai dari pagi hingga pagi lagi.

Yuk berbagi cerita menarik tentang Kota Yogyakarta yang Anda pernah alami.

Dibaca 748 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *