Pembangunan Rumah Sederhana di Jawa Tengah Terhenti Akibat Harga yang Tak Jelas

Pembangunan Rumah Sederhana di Jawa Tengah Terhenti Akibat Harga yang Tak Jelas

Kabarnya para pengembang rumah sederhana di Jawa Tengah menghentikan pembangunannya karena belum jelasnya harga rumah dijual melalui fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Perumahan (FLPP).

Mengapa harga rumah sederhana ini harus terhenti?

Andi Kurniawan selaku wakil ketua bidang rumah sederhana Real Estate Indonesia (REI), menjelaskan bahwa pengajuan kenaikan besaran FLPP masih menunggu persetujuan dari Menteri Keuangan perihal pengajuan pajak penambahan nilai (PPN).

“Kementerian perumahan sudah setuju kenaikan dari Rp 88 juta jadi Rp 104 juta untuk di Jateng. Tapi masih menunggu persetujuan Kementerian Keuangan untuk penghapusan PPn-nya,” ujarnya, kemarin.

Kenaikan besaran FLPP ini akan meningkatkan minat para pengembang untuk membangun rumah sederhana. Tahun 2013 lalu realisasi pembangunan rumah sederhana hanya sebesar 1.500 unit dari target sebesar 12.000 unit.

Pembangunan Rumah Sederhana di Jawa Tengah Terhenti Akibat Harga yang Tak Jelas

Sementara itu terkait transaksi pameran, kepala bidang promosi REI Jateng, Juremy mengatakan pameran yang diselenggarakan tanggal 17-28 Januari 2014 tersebut mampu mencatatkan transaksi sebesar Rp38 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari hasil 41 unit rumah dijual menengah ke atas. Beliau megakui penjualan pameran kali ini mengalami penurunan sebesar 15 persen dibanding periode tahun lalu. Hal ini mungkin disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga calon konsumen agak malas datang ke mall untuk mlihat pameran rumah dijual ini.

Semoga usaha pemerintah untuk pengadaan rumah sederhana yang layak di Jawa Tengah ini cepat selesai dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya.

Dibaca 505 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *